Archive for Baby Development

Es Krim

Cerita Aunty Hanan.


Minggu malam, Shaafa di kmr auntie hanan, uncle andri plg2 mlm bawa es krim.
Uncle: “shaafa, mau es krim?”
Shaafa: “no thank u. Ini sudah malam, dan tadi aku sudah makan permen gantinya es krim”.

Heheh, well done my dear, learning to know ur limit :) alhamdulillah :)

Met 1 Bulan Yah Anak-Ku

Melbourne, 03 May 2008.

Assalamu’alaikum,

Shaafa sayang, semalem Shaafa genap 4 minggu dari hari lahir Kamis, tgl 03.April.2008, 09:42pm.
Ayah masih inget, waktu pagi2 dateng ke RS, sampe pulang tengah malam setelah melihat proses kelahiran Shaafa.
Datang jumat pagi2 ke RS, untuk melihat keadaan Shaafa dan Bunda, sebelum balik lagi ke kantor.

Shaafa lahir dengan berat badan 3.18Kg.
Skarang alhamdulillah berat badan Shaafa naik jadi 4.4kg, kira2 dua hari yang lalu.
Dan panjang badan pas lahir, 50cm. Dan kira2 dua minggu yg lalu udah nambah panjang lagi 3cm, jadi 53cm. Skarang belum tau panjang badan Shaafa. Mungkin ada 55cm? Wallahu alaam.
nanti Ayah pulang2 bawa meteran kali yah, terus diukur sendiri … hehehe … :P

Luv u baby dear.
May Allah shower His Rahmat and Maghfirah on our family.
Insha Allah.

Wassalaam.
Ayah

Catatan Shaafazka To Date … masuk angin & mimic-ing … etc

Melbourne, Tuesday, Apr 15, ’08 11:16 PM

Assalamu’alaikum,

Azka,
Semalem Azka susah banget tidur. Semaleman, penuh.
Azka nangis terus, kayak yang kesakitan.
Kayaknya karena Azka “nelen” terlalu banyak udara masuk pas lagi minum ASI, dan engga mau burping. Jadinya banyak angin numpuk di perut baby …
Kalau pas diposisi 45 derajat, or tegak, Azka biasa2 aja.
Dan pas udah nutup mata bobo di posisi ini, kita bobo-in, Azka nangis2 lagi.

Tapi alhamdulillah, menjelang shubuh, Azka already feeling better.

Bunda tadi akhirnya nelpon Breastfeeding association, and konsultasi dengan lactose expert.
Katanya itu normal untuk bayi seumuran Azka.
Yang harus diingat:
1. Minimize udara masuk pada saat diberi ASI.
2. Usahakan untuk di”burp” setelah diberi ASI, biar anginnya keluar; put her on this burping position for approx. 10 minutes (i.e. be patience and dont put her down after 1 minute).

Also, hari ini Azka coba mimic-ing ekspresi Ayah yah … hehehe. Bikin bunyi2 pake bibir … dan Azka berhasil .. yay :P
Terus lagi, the baby gym yang dikasih tante nurul dan juga oom Nana berhasil yah … baby seem to be occupied with the activity. Always trying to reach the cube and the ball (baby’s right and left hand respectively), dan yang bintang (middle position), itu agak sedikit sulit. Azka kayaknya penasaran banget, dengan muka hampir2 nangis karena engga berhasil, tapi terus coba angkat / melengkung-in badan sendiri to reach the star / middle target. Alhamdulillah berhasil juga … heheheh …
Dari hasil latihan ngegym itu, badan Azka (dan juga leher Azka) udah lebih kuat untuk memberikan sedikit “perlawanan” kalo lagi ditaro di burp position. Biasanya kalo ditaro kayak gini, malah bobo … :D

—–
Other note … Azka udah engga pernah dikasih madu lagi. Yg sehari setelah Azka datang, Ayah selalu ngasih madu tiap kali Azka nangis minta ASI, tapi pas bunda lagi bobo. Ternyata itu punya adverse affect to baby’s condition. Jadi yg lemes, ngantuk, koordinasi otot yg kurang bagus. Itu yg bikin Ayah dan Bunda + Kakek Nenek panik hari kedua …. heheh …
Jadi, skarang, mendingan Ayah bangunin bunda deh daripada dikasih madu.
Madu nanti aja yah Ayah kasihnya, pas udah 1thn lebih …

—-
Kemarin dan hari ini (Senin dan Selasa, 14 / 15 April respectively), kita udah visiting ke beberapa local childcare. Untuk mempersiapkan Azka untuk thn depan, january 2009, kalau misalnya bunda udah selsai maternity leave nya 1 thn dan balik kerja lagi.
Mudah2an dapet yah Nak … yang deket2 aja lah, biar gampang antar jemput nya. Insha Allah.

—-

Udah dulu yah anak-ku sayang … udah malem.
Bunda dan Azka udah bobo.
Ayah niy masih kurang bobo juga, jadi satpam siang – malem … hauheuh …
Mesti rajin2 minum vitamin, makan buah dan sayur niy biar engga tepar.
Insha Allah engga.

Anyway, besok jam 9.30 pagi, kita ada appoinment sama midwive (local council, bukan hospital). Untuk nge-cek keadaan Azka.

Siang nya, jam 2pm, ayah ada interview lagi sama Hudson agency, untuk lowongan kerja bagian Procurement Category Specialist – Indirect Material and Services di Phillip Morris International (Yes Fariz, you read me right … di PMI. Luckily this one goes for the indirect spending, not production spending).
At the same time, Ayah nunggu kabar dari National Foods untuk Graduate Procurement position juga.
Hmm, yang ini juga sama challenging nya niy … tapi untuk posisi ini, harus willing untuk direlokasi selama 8 bulan. 4 bln di QLD, 4 bln di NSW … and in regional areas, bukan di capital cities nya. Wah wah …
Anyway, semoga Allah memberikan kita rezeki halal yang terbaik ya nak, dimana aja itu berada. Amin.

Luv u bunda.
Luv u Shaafazka :)

Wassalaam,

Abu Shaafa

Today …

Melbourne, Apr 8, ’08 8:19 PM

Hari ini …

Assalamu’alaikum,

Hari ini baby “ngerjain” ayah dan bunda yah.
hauheea … tadi siang pas abies Azka pup, Ayah ganti popok, eh, tiba2, Azka pipis. Hahaha … ulang lagi deh dari awal.

Terus, malemnya, giliran bunda yg dikerjain Azka. Udah lagi ganti popok karena pup, dipasang, baru dipasang celana, eh, kok tampang Azka “serius” dan diikuti dengan bunyi + bau yg familiar … :D
Alhasil, … ulang lagi deh … hahaha … dasar … :P *cium2in pipi Azka*

Alhamdulillah, hari ini midwive dari RWH dateng lagi, ngecek berat badan Azka.
Waktu baby keluar, itu 3.18Kg.
Sehari setelah, 3.10Kg.
2 hari setelah, drop jadi 2.8Kg. Itu karena pas Azka lagi “males” makan, … lemes dan ngantuk terus bawaannya.
Alhamdulillah, 5+D, Azka naek lagi jadi 3.16kg yah … :) Seneng dengernya.

Also,
Azka skarang udah mau mulai tidur miring2 niy … udah mulai coba balik badan.
Tsk2 … baru 5 hari aja udah begini … ntar sebulan udah balapan sprint 100m merangkak ama ayah … saingan ntar … yang pasti ayah engga akan merangkak, tapi gelinding kayak bola. Hmm … kayaknya harus diet lagi … loh kok jadi curhat? Hush.

Setelah diulang2, first name Azka kayak orang Russia emang yah? Shaafazka … hauheau … ah, biarin ah. Khan artinya bagus … :)

Owh, terus, placenta Azka … or … uhm … apa siy itu namanya yg di udel itu (hmm .. ki udel, kalo lo baca ini, lo jangan gr yah … hahaha) … udha kering dan alhamdulillah copot … :D

Ya udah, Ayah mau coba2 browsing kerjaan lagi niy … alhamdulllah tadi ditelpon sama National Foods, katanya mau conduct phone interview besok. Do’ain yah baby. Khan ini untuk kita sekeluarga juga. Hayoh, semangat! … Doa + usaha yang terbaik. Caiyo.

Wassalaam.
Abu Azka
Ummu Azka

Life is ….

Melbourne, Apr 7, ’08 9:08 PM

Short.

It is. Come to think of it.

Dengan kehadiran Azka ditengah2 keluarga kami, really make us realize how time flies sooo fast.

Saat ini, kami berdua – Ranie dan saya sendiri – menginjak usia 26/27 tahun. Dan dihadapan kami, telah hadir generasi yang akan menggantikan kami. Apalagi, pada hari yang bersamaan, saya menerima berita duka dari keluarga di Bandung, bahwa salah seorang anggota keluarga terdekat saya, dipanggil oleh Allah SWT, untuk kembali disisiNya.

Begitu juga bila saya mencoba meniti kembali perjalanan hidup saya di Australia. Sudah hampir 12 thn saya “mengembara” disini, semenjak umur 14 thn in 1996.

Dan 12 thn ini, betul2 terasa begitu cepat!
Kbr2 yg saya terima dari sms dan email keluarga,
Ttg sanak saudara yang melahirkan anak,
Atau saudara lain yang mengukuhkan cinta mereka dalam keluarga,
Atau saudara lain yang meninggalkan kami, yang kami harapkan akan berkumpul kembali di Jannatul FirdausNya.

Families formed.
Friendship ties are made.

Melihat keadaan keluarga kami saat ini,
Yang mencurahkan segala perhatian, energi, kesabaran dan kasih sayang kami untuk Azka,
Kami mencoba melihat keadaan yang berbeda,
Pada saat kami berada dalam posisi Azka saat ini.

When we were born, helpless, but received so much love and care from our parents.
Ah, betapa kami menyia-nyiakan kehadiran mereka.

Kami kemudian decided, lets “just enjoy the moment”.
With Azka, (and our other – upcoming – children of course).
With our Parents, and all our family members.

Mencoba memberikan yang terbaik dari usaha dan tingkah laku kami.
Karena kami yakin, bahwa semua ini adalah titipan dari Allah SWT, yang bisa diambil setiap saat, kapan saja Ia mau.
Karena kami yakin, 10 – 12 thn kedepan, akan sama cepatnya dengan 10-12 thn terakhir yang telah kami jalani.
Dan kami hanya ingin menikmati perjalanan hidup kami kedepannya dengan memberikan yang terbaik yg kami bisa.

Iya, mudah2an, kami bisa mengabdikan yang terbaik itu. Insha Allah. Amin.

Luv u our mum and dads.
Luv u Azka.
Luv u our brothers and sisters.
And we all miss being together again as a family.

Wassalam,
Sidqie, Ranie, Azka.

Finalizing Name

Options:

1. Safa Hafeezha Raihana DJunaedi

2. Azka Hafeezha Raihana Djunaedi

Finalized (06 April 2008): Shaafazka Aleesha Djunaedi (Pure and Pious, and Protected by Allah).

Labor Summary

The Royal Women’s Hospital, Melbourne

Mother

Mother: Admitted 03/04/2008, Transferred from 44, to Ward 41, Bed 12

Delivered Time: 21:42

Estimated Gestation: By Dates – 41 Weeks; By Ultrasound – 41 Weeks

Labor and Delivery: Spontaneous Labor, Liquor Meconium, 1st Stage: 19 Hours, 2nd Stage: 42 Mins, 3rd Stage: 6 mins. Total Observed Labour: 19 hours 48 mins

Labor and Delivery: Membranes ruptured on 03 April 2008, at 17:30. Hindwater ruptured on 03 April 2008 at 15:30.

Type of Delivery: Normal

Analgesia: Intramuscular Narcotics, Nitrous Oxide, Other

Blood Loss: 400ml, No transfusion

Baby:

Condition: Live

Sex: Girl

Birth Weight: 3188 Gr

Birth Length: 50cm

Alhamdulillah … Welcome to The World My Dear

Apr 4, ’08 12:33 AM
for everyone
We arrived in Royal Women hospital this morning (Thursday, 3 April 08) at around 4AM.
They admitted us to the Emergency Section, just to have check and continously monitor on the mums and bubz.

5.30AM, the midwive performed an internal check. 4cm dilation.
9.30AM, another internal check, still at the Emergency Room. 5cm dilation.
1.30PM, another internal check, this time at the small room in the Birth Centre (Lv 4). 6 cm dilation.
5.50pm. Still betwen 6-7cm.
Ranie is on Gas and Pethadine to minimize her contractions pain.
7.30pm doctor broke her water (the one on top of the bubz’ head) in order to fast things around, and give her a “drip” to make the contractions closer together.
9.00pm, Ranie is ready to push the baby. Alhamdulillah Ranie was doing extremely well. I did not her scream at all (I heard the other two ladies screaming really loud from next door. I thought Ranie will do the same. But Alhamdulillah, she’s very patience indeed).

9.42pm. Baby is born into this world. Alhamdulillah.

All that weariness from waiting all day round, just vanished into the air as soon as we see the baby.
Midwives straigth away put the baby on Ranie’s chest to give a skin-to-skin contact between the mum and the baby (no bath, no cleaning … but apparently this is very good the baby-mum wellbeing and bonding/attachment). Placenta still connected, and Alhamdulillah I did the cutting of the placenta.

Adzan on her right ear, Iqamah on her left ear.

———–
I’m rewriting this in the office the next day (Friday April 04, 2008).
I’ll rewrite this again later on, just want to put some record of our experience.

Luv u Bunda.
Luv u our lil baby :) Akhirnya kita ketemu juga yah sayang … ^_^ Sing jadi anak yang shalehah, yang pintar, yang tidak (mudah) putus asa, yang beriman dan bertaqwa, yang bisa kukuh memegang iman Islam sampai akhir hayatnya, yang bisa memberikan banyak manfaat dan kontribusi positive kepada masyarakat sekitar, apalagi untuk orang2 yang betul2 membutuhkan. Amin.

Wassalaam
Sidqie

Weight: 3.18Kg
Lenght: 50 Cm

(Relatively) Heavy contractions starts

Melbourne, Apr 3, ’08 3:33 AM

Ranie’s been having some (irregular) heavy contractions since 11.30pm (Wednesday, 2 Apr 08).

It’s Thursday, around 3AM now. My Wife getting more regular contractions since 1.30AM …

Called up the Emergency Dept at Royal Women Hospital, and consult with them.

Is it time?
Wallahu alaam.

Better be prepared.

We’ll be going to the hospital soon.

Pray for us. Insha Allah.

Wassalaam
Sidqie & Ranie.

Keindahan

Melbourne, Feb 11, ’08 12:46 PM

Sampai sekarang tidak pernah habis terpikir,
Ada makluk kecil bernyawa di dalam rahim kekasih hatiku,
Yang menyahut dengan tendangan-tendangan kecil,
Ketika aku berbicara kepadanya dengan suara halus diluar perut bunda-Nya,

Ah, aku tidak sabar untuk bertemu denganmu bayi kecilku,
Untaian do’a dan harapan yang mengalir agar engkau menjadi hambaNya yang shalehah,
Mendapatkan sifat2 yang terbaik dari kami darah dagingmu,
Bukan yang terburuk dari kami berdua …

Cinta-ku …
Anak-ku …

Tidak sabar aku mendengar suara tangis dan tawa-mu,
Yang akan menjadi melodi keindahan dalam lembaran hidup yang baru …

Luv dear …

« Previous entries
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 180 other followers